Ini sebabnya rumah walet sepi

Posted on Selasa,18 Januari, 2011

0


Apakah anda sudah punya rumah walet yang sepi tanpa kehadiran burung?

Apakah anda mau merencanakan membuat rumah walet?

Perhatikan ini:

* Kalau anda sudah punya rumah walet dari bahan beton dan belum juga dihinggapi burung, atau walet masuk keluar tanpa membuat sarang maka anda yang dapat anda lakukan adalah tinggalkan saja rumah itu mulai sekarang. LHO…???

Beneran. Tidak usah pusing pakai inilah,itulah, berusaha mencari pemecahan dari ujung Aceh sampai Papua, percuma. Tinggalkan saja dan buat yang baru. Menurut pengalaman waktu yang dibutuhkan untuk ramai didiami walet berkisar 5 tahunan. Jadi kalau rumah walet anda belum sampai 5 tahun ya tunggu saja sampai 5 tahun dulu. Kalau sudah, barulah berusaha lagi, pakai parfumnya, pasang audionya dan sebagainya.

Mengapa?

Karena rumah itu bau semen, tidak alami sehingga burung tidak mau. Ingat, burung jangan disamakan dengan manusia dong. Kalau manusia dibuatkan rumah beton ya senang gembira, bisa sampai jadi warisan anak cucu. Kalo burung ya kembalikan ke habitatnya dong yaitu alam, back to nature. 5 tahun bau semen sudah mulai berkurang makanya akan mulai didatangi burung.

Caranya bagaimana biar ramai?

1. Buat rumah walet baru. Bahannya bukan dari beton.

2. Rumah yang lama tinggalkan saja, nanti kalau sudah berlumut kayak rumah peninggalan belanda nanti juga dihinggapi burung (atau hantu)

Keunggulan rumah selain beton

Lebih cepat didatangi dan didiami burung. Cukup setengah tahun dah menghasilkan . Ini barangnya.

sarang walet

sarang walet

Lumayan kan. Bulan depan panen lagi, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.

Ini akan bertambah terus sampai rumah walet itu padat seperti kota Jakarta.

Setengah tahun sudah begini, kalau setahun berarti dua kali lipatnya. Kalau tiga tahun sudah bisa buat rumah walet satu lagi. Sementara yang beton belum terisi, yang ini sudah buat baru lagi. Hem…pilih mana?

panen pertama

panen pertama

Ngomong-ngomong harganya berapa ya? Kalo yang ini dihargai 16-17 juta perkilonya. Murah sih, ya gimana lagi ntar pengepulnya ga dapat beli mobil dong.

Kalo ada yang ditanyakan silakan sms ya.

Lalu hubungannya dengan tarot apa nih? HAHA..tukang tarotnya alih profesi jadi juragan walet.